Selasa, 29 September 2020

Pendaftaran Sempat Ditutup, Kuota BLT UMKM Rp2,4 Juta Masih Terbuka, Pemkot Bogor: Datang Saja Sini

BOGOR - Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat masih menampung data masyarakat yang ini mendapatkan bantuan BLT UMKM Rp2,4 juta, meskipun sempat telah ditutup pada Jumat, 18 September 2020.

"Masih pada datang walaupun sudah ditutup, datang saja ke sini," kata Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor Samson Purba, saat dihubungi IsuBogor.com, Selasa 29 September 2020.

Samson mengatakan sebenarnya, Kota Bogor telah mengirimkan data pendaftar sekitar 29.800 pelaku usaha per Jumat, 18 September 2020.

Namun antusias warga memingkat sehingga dinasnya tidak berhenti didatangi pendaftar setiap harinya, meski pendaftaran secara resminya telah ditutup.

Dengan adanya persyaratan yang dipermudah Kementerian Koperasi dan UKM, yaitu hanya KTP, tidak memerlukan surat keterangan usaha (SKU), masyarkat tambah banyak yang daftar.

Samson berjanji, data yang terkumpul selama jeda penutupan pendaftaran resmi di dinasnya, akan segera dikirim ke Kementerian Koperasi dan UMKM begitu ada kesempatan.

Antara, pada Kamis, 10 September, Kementerian Koperasi dan UKM mencatat pencairan bantuan presiden (banpres) produktif usaha mikro Rp2,4 juta hingga saat ini telah menjangkau 5,6 juta pelaku usaha mikro terdampak COVID-19 dengan total bantuan senilai Rp13,4 triliun.

"Bantuan ini telah disalurkan kepada 5,6 juta pelaku usaha mikro yang tersebar di 34 provinsi dengan jumlah bantuan sebesar Rp13,4 triliun," kata Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM RS Hanung Harimba Rachman saat membuka Forum Konsultasi Penyaluran Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) di Yogyakarta, Kamis.


Sumber : isubogor.com



Kamis, 16 Juli 2020

BPN Serta BIN Lakukan Rapid Test Pegawai




Infodesa.kabupatenbogor.com - BPN Kabupaten Bogor bersama BIN menggelar rapid test untuk pegawai. Untuk acara ini, BPN Kabupaten Bogor juga melibatkan BPN Kotamadya Depok dan BPN Kota Bogor dengan jumlah pegawai yang akan ditest mencapai 700 an orang. 


“kita secara serentak akan melibatkan BPN Depok dan BPN Kota Bogor akan melakukan rapid tes bersama dan ini hasil kerjasama kita dengan BIN, kita berharap sekaligus memastikan internal kita dalam kondisi sehat terbebas dari virus setelah kita selalu menerapkan protokol kesehatan dalam memberi layanan kepada masyarakat,” ujar Kepala Kantor (Kakan) BPN Kabupaten Bogor, Sepyo Achanto, Kamis (16/7).


Mantan Kakan BPN Kabupaten  Semarang tesebut menjelaskan, dalam kondisi pandemi  penyakit seperti saat ini, seluruh lembaga seperti  BPN yang  setiap hari selalu bersentuhan langsung  dengan masyarakat dalam memberi layanan perlu  memastikan kondisi  internalnya. Apakah sudah terbebas atau malah terjangkit  virus mematikan seperti Covid 19. 


Dan dengan sengaja, kata Sepyo, BPN Kabupaten Bogor berinisiatif untuk mengumpulkan pegawai dari BPN terdekat seperti Depok dan  Bogor Kota untuk  bersama sama melakukan rapid tes. “Kalau dari kita sekitar 250 orang yang di rapid tes, BPN Kota Bogor 100 orang, BPN Depok 200 orang dan satu lagi dari organisasi PPAT sekitar 150 an orang, total kurang  lebih 700an orang,” ujarnya.


Menurutnya, untuk rapid tes BPN Kabupaten Bogor mendapat dukungan  penuh dari BIN termasuk Gugus TUgas Percepatan  penanganan (GTPP) Kabupaten Bogor. “Saya ucapkan banyak  terima kasih kepada Bupati Bogor, Ibu Ade Yasin  sebagai ketua GTPP Kabupaten Bogor yang telah  memberi dukungan sehingga acara ini dapta terlaksana dengan baik dan  lancar,”  kata Sepyo.


Sepyo juga menyatakan, dirinya juga  merasa terhormat mendapat dukungan BIN sehingga Rapid tes dapat digelar di BPN Kabupaten  Bogor. Sebab dengan rapid tes  terhadap semua pegawai  BPN akan berdampak pada  kepercayaan masyarakat yang memerlukan layanan. “kepercayaan muncul kalau di internal atau seluruh pagawai yang di tes dinyatakan sehat atau tidak  terjangkit virusCovid 19,”  jelasnya.


Sementara Kepala Tim Wilayah Gugus Tugas Covid-19 BIN, Soni Arifianto menjelaskan, setiap orang reaktif dalam rapid test ini, diharuskan mengikuti swas test yang telah disiapkan BIN.

"Hasilnya, kita langsung laporkan ke Gugus Tugas Covid-19 Nasional. Swab test bisa diketahui hasil sekitar 5 jam. Setelah disampaikan ke Gugus Tugas Nasional, nanti langsung dibreakdown ke daerah untuk melakukan tracking," kata dia. 

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor

Rabu, 15 Juli 2020

Polres Bogor Bagikan 5 Ton Beras kepada Masyarakat Desa Cimandala


Infodesa.kabupatenbogor.com - Polres Bogor membagikan beras 5 ton kepada masyarakat paling terdampak penyebaran wabah virus corona (covid 19)

"Beras 2,5 ton dibagikan langsung oleh Polres Bogor dan 2,5 ton lagi dibagi rata ke 33 polsek yang ada untuk disalurkan atau dibagikan kepada masyarakat paling terdampak penyebaran wabah virus corona," ujar AKBP Roland Rolandy  di Kampung Rawa Kalong RT 04 RW 05, Desa Cimandala, Sukaraja, Jumat (15/5).

Ia juga menambahkan setiap masyarakat atau keluarga penerima manfaat mendapatkan beras sebanyak 5 Kg, targetnya ada 1.000 keluarga yang mendapatkan bantuan sosial berupa beras ini.

"Target kami ada 1.000 keluarga penerima manfaat yang mendapatkan bantuan sosial berupa beras ini, dimana setiap penyalurannya kami melibatkan Bhabinkamtibmas agar bantuan sosial ini tepat sasaran," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan bantuan sosial dari Polres Bogor, Kodim 0621, pihak swasta, BUMD, BUMN, Pemprov Jawa Barat dan pemerintah Pusat tidak turun serentak hingga dirinya meminta masyarakat sabar dalam menunggu bantuan sosial.

"Bantuan sosial selain ada 6 pintu dari pemerintah pusat, Pemprov Jawa Barat dab Pemkab Bogor juga ada dari BUMN, BUMD, swasta, Polres Bogor dan Kodim 0621. Insya Allah semua kebagian hingga masyarakat saya minta bersabar karena bantuan sosial ini turunnya tidak serentak," tuturnya.

Bupati Bogor juga melanjutkan bahwa jajarannya tetap mengusulkan permintaan tambahan bantuan sosial ke pemerintah pusat maupun Pemprov Jawa Barat.

"Pemkab Bogor meminta kuota tambahan bantuan sosial ke pemerintah pusat maupun Pemprov Jawa Barat karena ada 96 ribu lagi keluarga penerima manfaat non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang masih belum mendapatkan slot bantuan sosial," lanjutnya.

Sumber : Diskominfo Kabupaten Bogor 

Selasa, 12 Mei 2020

PDAM Tirta Kahuripan Berikan Bantuan 1000 Paket Sembako



Infodesa.kabupatenbogor.com – Cibinong,
Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak Virus Covid-19, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor memberikan bantuan berupa 1000 paket sembako.

Bantuan tersebut diserahkan langsung secara simbolis oleh Direktur Utama PDAM Tirta Kahuripan, Hasanuddin Tahir kepada Syarifah Sofiah selaku Kepala Bappedalitbang sekaligus juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Bogor. Selasa (12/5/2020).

“Kalau pendistribusiannya, kami menyerahkan kepada pihak gugus tugas dan tentunya sesuai target atau sasaran yang diperlukan untuk pembagian bantuannya itu,” ujar Direktur PDAM Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Hasanuddin Tahir.

Selain itu, kata Hasanuddin, dalam penanganan dan penanggulangan wabah Covid-19, PDAM juga memberikan bantuan tempat cuci tangan berupa wastafel sebanyak 41 unit.

© Copyright 2019 INFO DESA KABUPATEN BOGOR | All Right Reserved