Jumat, 06 Desember 2019

Pentingnya Desa Memiliki Website dengan domain .DESA.ID


Pemerintah desa sebagai lembaga pemerintah terdepan yang memberikan layanan kepada masyarakat, tidak bisa mengindari untuk tidak memiliki website desa, permasalahan mengenai tidak adanya sumber daya manusia untuk mengelola website tersebut harusnya tidak lagi menjadi alasan, karena semestinya sudah harus di upayakan. Apalagi Pemerintah kini meluncurkan ekstensi domain desa.id sebagai ekstensi domain resmi untuk website desa yang ada.
Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah serius untuk memfasilitasi desa dalam mengembangkan layanan dan informasi berbasis website. Ada banyak manfaat website yang dapat membantu kemajuan desa, apa saja manfaat dan alasannya, mengapa pemerintah desa harus memiliki website dengan domain .DESA.ID ? Berikut informasi selengkapnya :
  • Sudah Diatur oleh Undang-undang
Bahwasannya Undang-undang Desa sudah diberkakukan. Tepatnya pada tahun 2014. pada undang-undang tersebut sudah diatur tentang keterbukaan informasi publik di tingkat desa. Dimana warga desa berhak menerima informasi terkait kegiatan desa, baik dari segi anggaran, perencanaan pembangunan sampai kegiatan pemberdayaan masyarakat ( pasal 86 Undang Undang Desa Tahun 2014).
Pemerintah Desa wajib menyampaikannya pada warga desa. Maka diperlukan alat bantu untuk menyampaikan informasi. Salah satu alat bantunya adalah penggunaan website. Pemerintah Desa bisa menyampaikan seluruh informasi publik di website tersebut. Sehingga ini akan menjadi lebih mudah, efektif dan efisien.
  • Mengenalkan dan Mengangkat Potensi Desa
Website Desa sebagai alat mengenalkan dan mengangkat potensi desa. Selama ini desa selalu identik dengan keterbelakangan, ketertinggalan, dan tidak moderen. Ini disebabkan karena tidak adanya informasi terkait desa. Tidak adanya pengenalan kehidupan kultur, sosial budaya di tingkat desa. Sehingga keberadaan desa tidak terjamah oleh khalayak. Walhasil tidak banyak yang tau terkait potensi desa ini.
Maka dari itu memiliki website desa adalah kewajiban bagi setiap desa. Karena dengan memiliki website, desa bisa mengenalkan dan mengangkat potensi desa yang ada.
  • Keterbukaan Informasi kepada Publik
Mengapa memiliki website desa itu wajib, karena ini untuk keterbukaan informasi kepada masyarakat luas. Sebagaimana yang sudah di ulas pada poin pertama yang di atur oleh Undang-undang Desa. Keterbukaan informasi ini sangatlah penting. jika sebelumnya tidak seluruh warga desa tau apa saja kegiatan yang ada di desanya sendiri. tidak lain Ini disebabkan oleh karena minimnya informasi yang beredar. Sehingga dengan memiliki website, besar kemungkinan informasi yang ada di desa dapat dengan mudah di akses oleh warganya sendiri.
  • Pemberdayaan dan Perekonomian Desa
pada poin ini berkaitan dengan poin tiga dimana apabila potensi desa dapat di angkat dan dikenalkan kepada pubik, besar kemungkinan akan meningkatkan pendapatan warga desa. Juga dapat memberdayakan warga desa yang ada. Sehingga dapat menumbuhkan ekonomi di tingkat desa. Maka dari itu memiliki website desa sangatlah wajib.

Selasa, 03 Desember 2019

Bupati Bogor Percepat Pembangunan melalui Bulan Bakti Pancakarsa

KabupatenBogor.com-Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, resmi menggelar Bulan Bakti Pancakarsa. Hal ini disampaikan oleh Bupati Bogor  Ade Yasin, saat menjadi inspektur upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 106 di lapangan Babakan Kadu, Desa Buanajaya, Kecamatan Tanjungsari, Rabu (2/10/19).
Ade Yasin menyampaikan,  Bulan Bakti Pancakarsa ini sebagai bentuk aksi nyata pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan dan menggaungkan semangat gotong royong.
“ini upaya pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan, dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong masyarakat yang mulai terkikis,” ujarnya.
Politis PPP ini menuturkan, bahwa Bulan Bakti Pancakarsa ini digelar selama satu bulan penuh berbarengan dengan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
“ini juga sebagai bentuk sinergitas antara Pemda dengan TNI, kita bersatu padu bersama masyarakat bergotong royong membangun desa, memperbaiki jalan, membangun jembatan, membuat TPS (tempat pembuangan sampah) sementara, bersih-bersih sungai, dan pembenahan rumah ibadah,” katanya.
Bupati yang belum genap setahun menjabat tersebut menargetkan selama gelaran Bulan Bakti Pancakarsa, bisa menuntaskan pembangunan Rutilahu  pada 2019 yang berjumlah 6.730, pembangunan dan pemantapan jalan desa, serta perbaikan dan pembenahan sarana rumah ibadah.
“Mudah-mudahan masyarakat khususnya di pedesaan bisa langsung merasakan manfaatnya,” tandas Ade Yasin.(mdo)
© Copyright 2019 INFO DESA KABUPATEN BOGOR | All Right Reserved